Thursday, 30 June 2011

Program CSR Bio Farma Bidik Isu Lingkungan


INILAH.COM, Bandung - Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bio Farma pada tahun ini membidik isu lingkungan dan masyarakat sekitar.

Perusahaan penyedia vaksin terbesar di Indonesia ini juga menetapkan kesehatan dan konservasi alam dalam program CSR lainnya.

Corporate Secretary PT Bio Farma (Persero) M Rahman Roestan mengungkapkan, ada tiga kegiatan utama dalam program CSR kali ini yakni pemberdayaan lingkungan dan masyarakat, kesehatan, dan konservasi alam. Konsepnya komunikasi, komunitas, karyawan, dan bumi.



"Program CSR kami yang dikenal Bio Farma to See atau Bio Farma 2 CE merupakan peluang untuk memperoleh keunggulan kompetitif yang dilakukan perusahaan dengan merujuk pada konsep CSR. Kita berharap program ini memberikan kontribusi yang menciptakan pengembangan terus menerus," jelas Rahman kepada wartawan di acara Car Free Day Dago Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Minggu (24/6/2011).

Menurut Rahman, perusahaan berharap dapat mewujudkan konsep komunikasi, komunitas, pegawai, dan bumi dalam setiap melaksanakan kegiatan Bio Farma 2 CE. Selain belum pernah diterpakan perusahaan lain, Bio Farma 2 CE terintegrasi dengan pemerintahan.

"Nantinya kegiatan kami lebih memfasilitasi kebutuhan lingkungan dan masyarakat. Fokusnya seperti ini, perusahaan mengutamakan komunikasi dengan stakeholder, membangun keterlibatan masyarakat, melibatkan karyawan, dan terakhir dengan lingkungan sekitar," tandasnya. [gin]

Sumber

Wednesday, 29 June 2011

Cecilia Cheung: "I miss you!"


28 Jun - After all the hassle and the divorce drama, Hong Kong actress Cecilia Cheung confesses that she misses her husband Nicholas Tse a lot, according to Sina, as reported by Daily Chilli website.

At a Beijing press event to promote "Treasure Inn", Tse was quoted as saying: "Through SMS and the phone, she said she loves me and misses me very much. I believe no matter what happens to our relationship in the future, we will provide a stable environment for our children to grow up in."


The feelings are mutual; the award-winning actor said he misses his wife too, adding with tears in his eyes: "If you ask me if I love her and miss her, I will say I love her and I miss her. But I don't know what my next step is."

Tse chose not to condemn his wife in public "because saying my wife is bad is also saying I'm no good to my sons".

Nicholas begged the media to give them some privacy, saying: "We are both adults. Whether it's love, hate or fighting in future, we will handle it ourselves."

Married for five years now, the couple has two kids - Lucas, 4, and Quintus, 1.

Sumber

Arsyad Ujian Kredibilitas Mahfud MD


INILAH.COM, Jakarta - Rapat Panitia Kerja Mafia Pemilu Komisi II DPR, Selasa (28/6/2011) menjadi babak baru bagi perjalanan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Kesaksian mantan Hakim MK Arsyad Sanusi membuat publik tercengang karena menyangkut kredibilitas Mahfud MD.

Marah dan dendam sulit ditutupi dari wajah Arsyad Sanusi. Panggung Panja Mafia Pemilu Komisi II DPR benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan pembelaan dari berbagai isu yang menimpa dirinya. Namanya juga panggung klarifikasi, semua tudingan yang muncul dari hasil investigasi MK, semua dibantah Arsyad.

Hanya satu poin yang tidak bisa ditampik Arsyad Sanusi. Dia mengakui jika juru panggil MK Masyhuri Hasan pada Sabtu (15/8/2009) berada di rumah dinasnya, apartemen pejabat tinggi negara di Kemayoran, Jakarta Pusat.


"Hasan bawa laptop ke rumah, om ini saya disuruh untuk membuat jawaban surat KPU. Lalu saya tanya, kenapa kamu yang bikin? Saya jawab, saya tidak pernah melihat surat pertanyaaan KPU dan jawaban MK. Saya berpesan, jangan coba-coba menambah dan mengubah isi jawaban," aku Asryad.

Keterangan Arsyad Sanusi seperti menghapus semua keterangan yang sebelumnya disampaikan MK di hadapan Panja Mafia Pemilu dalam rapat konsultasi antara Panja Mafia Pemilu dengan MK. Arsyad benar-benar memanfaatkan panggung Panja Mafia Pemilu sebagai upaya memukul balik MK dan Mahfud MD.

Serangan yang paling telak ditujukan kepada Ketua MK Mahfud MD terkait pelanggaran kode etik. Pelanggaran kode etik ini, bagi hakim merupakan 'dosa besar' yang harus dihindari. Bila pun terbukti melanggar kode etik, langkah mundur menjadi satu-satunya pilihan.

Mahfud dituding bertemu dengan pihak yang tengah berperkara. Aktivitas yang haram dilakukan oleh hakim. "Bibit dan Chandra menghadap Mahfud pada 20 Oktober 2009, permohonan Bibit diregister pada 15 Oktober 2009, berarti pertemuan Bibit dan Bambang dengan Mahfud sudah dalam berperkara," katanya.

Dia menyebutkan, data-data yang ia sampaikan ini berasal dari catatan kepala sekurity yang mencatat aktivitas Mahfud MD selama 24 Jam. Arsyad menyebutkan, dokumen tersebut ia dapatkan dari bekas ajudan Mahfud MD yang berasal dari kepolisian.

Dia menyebutkan persoalan ini pernah ia sampaikan kepada mantan Ketua MA Bagir Manan dan Wakil Ketua MK Abdul Mukhti Fadjar. "Tapi Bagir sama Mukhti saya anggap negawaran pengecut. Sudah mengetahui tetapi tidak bertindak," sesalnya geram.

Terkait pelaggaran kode etik yang ditudingkan kepada Mahfud MD, Arsyad menegaskan jika Mahfud MD sebagai seorang negarawan, dirinya harus mundur dari Hakim MK. "Jika negarawan, Mahfud harus mundur dari hakim MK," katanya.

Selain soal kode etik Mahfud, Arsyad juga menyebutkan, munculnya surat palsu di MK merupakan bukti lemahnya manajemen administrasi yudisial di MK di bawah kepemimpinan Mahfud MD. Dia menuding, Mahfud MD tidak memahami administrasi yudisial. "Munculnya surat palsu menjadi bukti lemahnya pemahaman Ketua MK, Sekjen dan Panitera terkait teknis administrasi yudisial," tudingnya.

Sementara Mahfud MD merespon pernyataan Arsyad Sanusi yang menilai merupakan kebohongan. Terkait pernyataan Arsyad yang mengaku tidak mengetahui pembentukan tim investigasi saat kasus Refly Harun mencuat. "Hakim-hakim bilang, Pak Arsyad kok bohong ya, bilang tidak tahu pembentukan tim tersebut," ujarnya menirukan ucapan hakim MK Selasa (28/6/2011).

Mahfud menjelaskan semua hakim MK hadir dalam pembentukan tim yang diketuai Bambang Widjojanto itu. Bahkan sudah ditandatangani oleh sembilan hakim yang ada. "Kok (Arsyad) mengaku tidak mengetahui tim itu," katanya.

Pengakuan Arsyad Sanusi ini ujian kredibilitas Mahfud MD.Dalam kasus ini, citra Mahfud yang selama ini dikenal bersih dan konsisten bisa menjadi pertaruhan kredibilitas dirinya dan lembaganya, MK. [mdr]

Wednesday, 19 May 2010

Anti Nyamuk


VIVAnews - Jangan biarkan kulit memerah atau muncul bentol akibat terkena gigitan nyamuk atau serangga lain. Untuk melindungi kulit dari gigitan serangga, tak perlu menggunakan obat mahal. Anda bisa menyiasatinya dengan bahan alami, seperti dikutip dari shineyahoo.com:

Lidah buaya (aloe vera)


Gel dari daging lidah buaya adalah sebuah keajaiban topikal. Mengoleskannya pada kulit setelah diserang oleh gigitan nyamuk bisa membuat kulit terasa dingin, melembabkan dan membantu mempercepat penyembuhan. Selain gigitan nyamuk, lidah buaya juga ampuh untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Dengan olesan lidah buaya, kulit yang terpapar matahari tidak akan terbakar, justru akan lebih lembab.

Minyak serai wangi

Tidak mau diganggu dengan gigitan nyamuk, cobalah membakar batang serai dengan lilin dalam ruangan yang penuh nyamuk. Cara ini bisa menghalau nyamuk. Atau, Anda bisa membeli minyak serai wangi di toko-toko ramuan herbal untuk olesan agar kulit Anda terlindungi dari serangan nyamuk.

Baking soda

Bukan rahasia lagi bahwa baking soda adalah salah satu ramuan serbaguna. Selain membersihkan dan menyerap bau, baking soda juga berguna untuk meredakan sakit akibat gigitan nyamuk atau sengatan lebah. Caranya, bersihkan luka, lalu oleskan air dan pasta baking soda ke daerah yang terkena gigitan. Hasinya, rasa nyeri akan perlahan mereda, dan luka akan lebih cepat sembuh. (umi)

Sunday, 9 May 2010

Koalisi = Oposisi ?


VIVAnews - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zulkieflimansyah tidak mempermasalahkan terpilihnya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai ketua harian Sekretariat Gabungan Koalisi Pendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Alasannya, Partai Golkar sebagai pemenang kedua dalam Pemilihan Umum 2009 cukup layak menempati posisi itu.

"Selain itu, Pak Ical sering memimpin komunikasi antarmitra koalisi sejak 2004," ujar Zulkifliemansyah di kantor Lembaga Survei Indonesia (LSI), Menteng, Jakarta, Minggu 9 Mei 2010.

Selain itu, menurut dia, iklim politik yang memanas sudah seharusnya diredakan untuk menjalankan agenda bersama. Melalui intensitas komunikasi antarmitra koalisi, suhu politik diharapkan dapat segera mereda.

Sementara itu, Sekjen DPP Partai Demokrat Amir Syamsuddin menegaskan, pembentukan Sekretariat Gabungan Koalisi Pendukung SBY merupakan penyempurnaan struktur mitra koalisi.

Menurut dia, melalui Sekretariat Gabungan, semua permasalahan yang timbul dari kebijakan pemerintah maupun kebutuhan rakyat dapat dikoordinasikan dan dikomunikasikan bersama secara baik.

"Sehingga, koalisi akan siap menghadapi isu-isu politik sekeras apa pun karena sudah belajar dari pengalaman," ujarnya.

Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan juga pernah seiring sejalan dalam mendesak pengungkapan kasus PT Bank Century Tbk.

Saat ditanya sikap PDI Perjuangan atas dipilihnya Aburizal sebagai ketua harian Sekretariat Gabungan Koalisi Pendukung SBY, politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengatakan, dalam politik hal itu sudah biasa. "Tidak boleh kecewa dalam politik," katanya.(np)

Saturday, 8 May 2010

Menkeu Pengganti?


VIVAnews - Partai Golkar menegaskan tidak mengirimkan usulan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengganti posisi Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Golkar serahkan penuh kepada Presiden SBY.

"Menteri Keuangan itu keputusan Presiden. Sepenuhnya hak prerogratif Presiden. Golkar tidak mengajukan siapa-siapa," kata Aburizal Bakrie di Kantor Pusat Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu 8 Mei 2010.

Yang penting bagi Golkar, kata Aburizal, adalah perubahan struktur dan format koalisi yang belum lama diputuskan. Format koalisi dengan menunjuk SBY sebagai Ketua Koalisi dan Aburizal menjadi Ketua Harian.

Aburizal sedikit menyinggung kriteria calon pengganti Sri Mulyani Indrawati yaitu yang lebih nasionalis tapi tidak terlalu sosialis. Yang penting, berada di tengah.

"Menteri Keuangan yang baru lebih nasionalistik. Presiden menggariskan bahwa tentu tidak harus sosialistik. Tapi juga tidak terlalu liberal, sehingga kita berada di tengah-tengah dengan mengedepankan nasionalisme," kata dia.

Aburizal menegaskan, pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan. Tapi juga proses yang dilewati harus demokratis dan mengikutkan semua pihak.

"Bukan saja pertumbuhan, tapi juga pelakunya. Kalau tidak melibatkan banyak orang Indonesia, akan menimbulkan kesenjangan terlalu jauh," kata dia lagi. (wm)

UN Dihentikan 2011?


Liputan6.com, Jakarta: Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) diminta dihentikan pada 2011 nanti. Alasannya, UN berdampak cukup serius bagi para siswa mulai dari ganggguan psikologis, mental, bahkan bunuh diri. Demikian diungkapkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Hadi Supeno di Jakarta, Sabtu (8/5).

Empat kali diselenggarakan, UN terus menuai kontroversi. Apalagi tingkat kelulusan UN tahun ini menurun dibanding tahun silam. Meski ada ujian pengulangan, namun stigma negatif bagi mereka yang gagal menjadi beban berat sebagian siswa [baca: Haru dan Kecewa di Pengumuman UN SMP].

Hasil UN tingkat SMP yang belum lama ini diumumkan terungkap, dari sekitar 3,5 juta siswa sebanyak 9,73 persen tak lulus. Dengan tingkat ketidaklulusan tertinggi terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sedangkan di DKI Jakarta, lebih dari sepertiga siswa SMP tak lulus UN. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Masalah ini ditanggapi serius kalangan Komisi X DPR bidang Pendidikan. Mereka menilai UN tak perlu diselenggarakan setiap tahun. Tapi lima tahun sekali layaknya sensus penduduk.(AIS)

Mimpi, kenalilah.


VIVAnews - Sebagian besar orang dewasa pernah mengalami mimpi buruk setidaknya satu kali dalam sebulan. Mimpi buruk ini terkadang membuat seseorang terbangun tiba-tiba, merasa pusing, lelah, dan tidur pun menjadi kurang berkualitas.

Penyebab mimpi buruk antara lain, konsumsi obat-obatan, gen yang tidak sempurna, penyakit saraf degeneratif seperti Alzheimer, dan peristiwa traumatis. Mimpu buruk juga mendera orang yang mengalami stres saat siang hari. Pada malam hari, emosi yang timbul karena stres siang hari, muncul dalam bentuk mimpi buruk.

Lalu, beberapa orang, terutama yang berkepribadian terbuka dan sensitif, mungkin memiliki batas tipis antara mimpi dan kenyataan. Sehingga, kejadian buruk saat siang hari bisa hadir saat malam hari dalam bentuk mimpi buruk.

"Mimpi buruk adalah mimpi yang bersifat disfungsional," kata Rosalind Cartwright, kepala pelayanan gangguan tidur dit Rush-Presbyterian - St. Luke's Medical Center, AS, seperti dikutip dari Best Health Mag.

Ketika Anda berusaha menenangkan perasaaan dan meredakan emosi negatif, otak pun memprosesnya. Emosi negatif yang berlebihan diproses, dan justru muncul saat Anda tidur melalui mimpi buruk. Jika Anda pernah berada dalam kecelakaan mobil yang buruk misalnya, Anda mungkin tidak dapat segera mengatasi rasa trauma dan emosi negatif yang muncul. Mimpi buruk pun akan mudah muncul.

Seperti Cartwright tulis dalam bukunya 'Crisis Dreaming', ia mengungkap kalau mimpi buruk adalah tangisan dalam bentuk lain. Terkadang mimpi buruk bisa membantu seseorang mencari resolusi untuk mengatasi masalah dan trauma yang dihadapinya. Tetapi, jika mimpi buruk dan tak kunjung hilang selama berhari-hari ada baiknya, berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. (umi)

Musang berbulu domba


SEPANDAI-PANDAINYA membungkus niat busuk, baunya akan tercium juga. Aroma bau busuk itulah yang kini berhembus kencang dari Senayan. Bau busuk itu terkait dengan niat Golkar memetieskan keputusan politik skandal Century. Keputusan politik itu sudah final dan telah menjadi dokumen negara. Dalam dokumen itu jelas tertera sejumlah nama yang dianggap bersalah dan karena itu harus bertanggung jawab.

Nama Boediono yang kini wakil presiden dan Sri Mulyani yang sudah mengundurkan diri sebagai menteri keuangan menjadi dua dari banyak nama yang harus bertanggung jawab atas indikasi pelanggaran. Dua orang itu sudah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Seharusnya merupakan tugas DPR untuk mengawal proses hukum atas putusan politik Pansus Angket Century itu. Akan tetapi, apa lacur, Golkar sebagai salah satu partai yang memelopori penolakan kebijakan bailout Century itu justru mulai melunakkan sikap.

Partai berlambang pohon beringin tersebut mengisyaratkan menutup buku atas skandal yang merugikan negara Rp6,7 triliun itu. Inilah isyarat yang menyemburkan aroma bau busuk itu, bahwa Golkar berada di barisan yang menolak bailout Century hanya karena faktor Sri Mulyani.
Bukan rahasia lagi Sri Mulyani berseteru terbuka dengan Aburizal Bakrie, bos Partai Golkar. Secara terbuka Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Pansus Angket Century yang membidik dirinya bermuatan dendam Aburizal terhadapnya.

Aburizal, mantan menko kesra, menurut Sri Mulyani jengkel ketika dirinya sebagai menteri keuangan pada akhir 2008 tidak menghentikan perdagangan saham di bursa sewaktu saham-saham, terutama saham Bumi milik Aburizal, merosot tajam. Masih menurut Sri Mulyani, Aburizal dendam karena Sri Mulyani waktu itu meminta sejumlah eksekutif kelompok Bakrie dicekal karena menunggak royalti batu bara triliunan rupiah. Kini, semua menjadi terang benderang bahwa Golkar ikut-ikutan menolak bailout Century hanya karena kepentingan balas dendam. Alasan yang mencerminkan sikap yang buruk, sangat buruk.

Harus tegas dikatakan bahwa Golkar tidak bisa seenak udelnya mengubah sikap hanya karena Sri Mulyani sudah mengundurkan diri sebagai menteri. Jarum jam penyelesaian Century tidak bisa diputar balik. Penyelesaian hukum atas kasus Century adalah pilihan terbaik untuk kepentingan semua pihak termasuk Boediono dan Sri Mulyani. Bukankah mereka sudah divonis bersalah lewat sebuah proses politik?

Pemulihan nama baik mereka hanya bisa dilakukan lewat proses hukum. Karena itu, kita yakin, Boediono dan Sri Mulyani pun berkepentingan dengan proses hukum yang sedang berjalan dalam rangka memulihkan nama baik mereka. Mereka mestinya juga tidak mau kasus Century dipetieskan.

Perubahan sikap Golkar itu patut dicurigai sebagai alat tawar-menawar untuk mendapatkan kursi menteri keuangan yang akan ditinggalkan Sri Mulyani. Jika itu yang terjadi, Golkar pantas disebut musang berbulu domba.

Saatnya berangkulan


DUA hari setelah Sri Mulyani Indrawati mengundurkan diri dari jabatan Menteri Keuangan RI, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat langsung membuat gebrakan, yakni merangkul Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, yang akrab disapa Ical.

Dirangkulnya bos partai yang memelopori pembentukan Pansus Angket Century DPR RI itu diputuskan dalam pertemuan yang dihadiri para ketua umum partai koalisi, menteri-menteri dari partai koalisi, dan ketua-ketua fraksi partai koalisi di DPR.

Pertemuan yang berlangsung di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/5) malam, sepakat memermanenkan koalisi dalam format Sekretariat Bersama Partai Koalisi. "Koalisi diperkuat, bukan dirombak. Pertemuan parpol koalisi tadi malam (Kamis malam) sepakat membentuk Sekretariat Bersama Partai Koalisi,'' kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Anas Urbaningrum di Jakarta, kemarin.

Adapun susunan Sekber Partai Koalisi, antara lain, ketua adalah SBY, ketua harian Aburizal Bakrie, dan sekretaris Syarief Hasan. "Ini adalah preseden sejarah pertama dan inisiatif politik yang cerdas dari SBY. Ini adalah sejarah awal berkoalisi yang terlembaga di Indonesia," kata kandidat Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Sekber akan berkantor di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. "Sejak kemarin malam (Kamis malam) sudah resmi dibentuk secara permanen dan segera efektif menjalankan tugas-tugasnya," tuturnya.

Pembentukan sekber tak bermaksud penyeragaman. Akan tetapi, menurut Anas, itu bertujuan membina kerja sama politik yang sejati, yakni membangun pemerintahan yang kuat, stabil, dan efektif. "Dalam sekretariat gabungan koalisi akan dibahas dan disepakati isu-isu dan agenda strategis yang akan dilaksanakan bersama oleh seluruh parpol koalisi," ujarnya.

Koalisi sebelumnya dikoordinasikan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.

Menurut Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfidz, keinginan membentuk sekber dicetuskan dalam pertemuan di kediaman dinas Menteri Koperasi dan UKM yang juga Ketua Partai Demokrat Syarief Hasan, Jalan Widya Chandra III, Kuningan, Jakarta Selatan, pekan silam.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam itu membahas berbagai masalah aktual, di antaranya kasus skandal bailout Century Rp6,7 triliun. "Kita ingin memperkuat koalisi, pemerintahan SBY harus efektif berjalan," ungkap Irgan.

Partai berlambang Kabah, menurutnya, sepakat proses politik kasus Century selesai. Itu dibuktikan dengan sikap partai yang tak mendukung hak menyatakan pendapat di parlemen. "PPP sepakat menyerahkannya (kasus Century) ke proses hukum."

Kasus Century diabaikan

Secara politik, menurut Anas, kasus Bank Century sudah selesai dan tak perlu lagi upaya untuk hak menyatakan pendapat. "Keputusan Rapat Paripurna DPR menyerahkan kasus Bank Century untuk diproses secara hukum oleh penegak hukum. Kan sudah diserahkan ke KPK," imbuhnya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mempersoalkan untung rugi dalam koalisi yang dipermanenkan sekalipun PKS tidak mendapat jatah pada tiga posisi penting sekretariat bersama koalisi. "Kami optimistis koalisi semakin kuat dalam jangka waktu panjang," kata Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal.

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani menuding Pansus Angket Bank Century diskenariokan untuk deal-deal politik, apalagi Golkar menyatakan tidak masalah kasus Century dipetieskan. "Ini membuat kami sangat kecewa. Selama ini kasus Century ini hiperbolis karena untuk kepentingan tertentu," kata Muzani, geram. (X-4)

Thursday, 6 May 2010

Presiden SBY Setujui Pengunduran Sri Mulyani


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima permintaan Bank Dunia menjadikan Sri Mulyani sebagai salah satu direktur. Presiden merelakan menteri keuangan itu.

"Respon saya, saya setujui...dengan catatan, Ibu Sri Mulyani merampungkan tugas sebagai menteri," kata Yudhoyono dalam konferensi persnya, Rabu (5/5) di Jakarta.

Menurut Yudhoyono, Bank Dunia sejak bulan lalu sudah menyampaikan niat kepada dirinya dan Sri Mulyani soal pengangkatan sebagai managing director itu. Yudhoyono lalu menunggu permintaan resmi dari Presiden Bank Dunia Robert Zoellick yang dilengkapi penugasan dan peran yang akan diemban Mulyani.

Surat permintaan resmi itu, kata Yudhoyono, lalu ia terima usai rapat kerja di Tampaksiring, Bali, 30 April lalu. "Setelah saya pelajari, saya menganggap itu posisi strategis, posisi terhormat," ujarnya.

Yudhoyono lalu menjawab, bahwa ia ingin berbicara langsung dengan Zoellick. Usai pembicaraan kedua pihak, Yudhoyono memutuskan menyetujui permintaan Bank Dunia.

Presiden belum mengungkap calon pengganti Sri Mulyani. Yang jelas, menteri selanjutnya akan meneruskan kebijakan Mulyani. "Menteri keuangan yang baru nanti akan tetap menjalankan kebijakan pemerintah yang mengedepankan kebijakan makroekonomi dan fiskal yang tepat. Reformasi keuangan akan dilanjutkan," kata Yudhoyono.

Benarkah HP berbahaya?


Oleh : Ester Lince Napitupulu

Penggunaan telepon genggam di dunia terus meluas. Menurut International Telecommunication Union, pemakai telepon genggam tahun ini diperkirakan mencapai lima miliar. Manusia semakin sulit lepas dari genggaman telepon genggam di kesehariannya.

Kenyataan ini memicu kekhawatiran akan dampak jangka panjang radiasi akibat penggunaan telepon genggam terhadap kesehatan. Dugaan dampak radiasi telepon genggam terhadap kesehatan ini dimunculkan banyak peneliti dari sejumlah negara. Penelitian yang luas dilakukan menyebutkan, penyakit yang diduga berkaitan dengan penggunaan telepon genggam antara lain kanker, terutama kanker otak, serta penyakit yang berhubungan dengan saraf, tumor mata, hingga alzheimer.


Namun, penelitian seputar dampak penggunaan telepon genggam terhadap kesehatan, terutama peningkatan angka kejadian kanker, masih pro-kontra. Kesimpulan akan dampak radiasi gelombang mikro dari telepon genggam itu dinilai sumir karena teknologi telepon genggam ke depan masih terus berkembang.

Studi lainnya adalah kaitan antara penggunaan telepon genggam dan peningkatan kasus kecelakaan bermotor. Penggunaan telepon genggam saat menyetir dapat mengganggu konsentrasi yang mengakibatkan mudahnya terjadi kecelakaan yang merenggut jiwa.

Penelitian itu kemudian didukung dengan pelarangan penggunaan telepon genggam di jalan raya. Di Indonesia, pelarangan juga sudah diberlakukan meskipun pada kenyataannya tanpa pengawasan yang ketat.

Tetapi dalam kaitan kesehatan, seperti tumor otak, kanker kulit, atau penyakit-penyakit yang berkaitan dengan saraf masih belum ada titik temu meskipun dampak kesehatan itu dilihat dari penggunaan telepon genggam yang memperhitungkan lamanya seseorang menggunakan telepon genggam.

Di tengah upaya untuk memecahkan misteri dampak penggunaan telepon genggam dengan kesehatan jangka panjang, peneliti Inggris meluncurkan program penelitian terbesar di dunia pada akhir April lalu. Penelitian yang memakan waktu 20-30 tahun ke depan itu diyakini bisa jadi studi yang semakin obyektif untuk menganalisis dampak penggunaan telepon genggam pada kesehatan penggunanya akibat radiasi.

Studi terbesar di dunia tentang keamanan penggunaan telepon genggam itu bakal merekrut 250.000 pengguna telepon genggam di lima negara di Eropa. Pengguna yang diteliti dari Inggris, Finlandia, Denmark, Swedia, dan Belanda.

Prof Lawrie Challis, anggota peneliti, mengatakan, studi ini penting. ”Kami belum bisa mengatakan dengan pasti bahwa telepon genggam memicu kanker. Bukti-bukti yang ada belum kuat,” kata Challis.

Dalam silang pendapat di antara ilmuwan tersebut, dari sekarang perlu diambil langkah untuk memonitor pengaruh telepon genggam pada kesehatan. Hasilnya akan dinilai obyektif karena pengguna yang dipantau jumlahnya besar dan diamati dalam jangka waktu lama.

Mireille Toledano dari Imperial College London menjelaskan, studi ini bukan cuma diarahkan untuk kanker otak. Sebab, penggunaan telepon genggam amat beragam termasuk berselancar di situs internet, yang berarti telepon tidak selalu di kepala.

Yang akan dilihat juga adalah kaitannya pada masalah kesehatan yang lebih luas, termasuk bentuk lain dari kanker, seperti kanker kulit, dan penyakit otak lainnya, seperti penyakit neurodegenerative.

Dalam kaitan penelitian ini, yang dimasalahkan adalah biasanya tergantung pada berapa banyak penggunaan telepon genggam. Penggunaan telepon genggam akan dicatat detail.

Peneliti juga akan memonitor WIFI, telepon tanpa kabel dan penggunaan monitor bayi oleh peserta sebaik dengan penggunaan teknologi yang bergerak, untuk mendapatkan gambaran yang lengkap tentang terpaan pada semua radiasi tipe elektromagnetik.

Beberapa penelitian

Sejumlah penelitian yang berlangsung antara lain tentang pengaruh penggunaan telepon genggam pada tumor otak, yang dilakukan selama empat tahun oleh Universitas Leeds, Nottingham, dan Universitas Manchester and Institute of Cancer Research, London. Tahun 2006, peneliti Inggris mengatakan, tidak ada kaitan antara penggunaan telepon genggam dan meningkatnya angka kejadian tumor otak glioma yang biasa terjadi di otak atau tulang belakang.

Andreas Stang dari Martin Luther University of Halle Wittenberg di Jerman dan koleganya melakukan percobaan menguji hubungan antara penggunaan telepon genggam dan risiko uveal melanoma pada 459 pasien dan 1.194 pengontrol.

Mereka dikelompokkan menurut jumlah penggunaan waktu menelepon, tidak pernah menggunakan, pengguna sporadis, dan pengguna reguler. Tidak ada data signifikan antara penggunaan telepon sampai 10 tahun. ”Kami mengamati tidak ada peningkatan angka kejadian uveal melanoma di antara pengguna telepon genggam atau peralatan radio di Jerman, di mana teknologi telepon digital dikenalkan awal 1990-an,” katanya.

Peneliti lain menemukan ada banyak anak muda yang mengeluhkan sakit di ibu jari, leher, dan tangan saat mengetik pesan layanan pesan singkat (SMS). Studi itu dilakukan Sahlgrenska Academy, University of Gothenburg, Swedia. Untuk mengatasi, perlu dilihat penyebabnya seberapa sering pengguna memakai keypad telepon yang kecil. Juga perlu diperhatikan postur tubuh dan jangan mengetik dengan satu ibu jari.

Bagi mereka yang gemar ber-SMS dalam waktu lama, disarankan jangan duduk dengan posisi sama dalam waktu lama. Perlu juga meregangkan jemari dan menggunakan dua ibu jari.

Memang belum ditemukan bukti kuat pengaruh kesehatan pada pengguna telepon genggam anak-anak dan orang dewasa. Para ahli menyarankan penggunaan telepon genggam untuk anak-anak mesti dibatasi. Anak-anak dalam pandangan sejumlah peneliti mudah diserang radiasi microwave karena saraf-saraf mereka masih berkembang, sementara tengkorak mereka masih tipis dibandingkan dengan orang dewasa.

Radiasi yang ditransmisikan telepon genggam bukan radiasi sinar-X, tetapi radiasi microwave. Sebagian ilmuwan khawatir akibat radiasi itu bisa menghancurkan sel-sel otak karena telepon dipakai dekat ke kepala.

Dari studi oleh Pusat Studi Pendidikan Universitas Sheffield Hallam, Inggris, ditemukan 90 persen anak di bawah usia 16 tahun memiliki telepon genggam pribadi dan satu dari 10 menghabiskan waktu lebih dari 45 menit memakainya. Penggunaan SMS di kalangan anak-anak juga tinggi.

Dalam situasi tak pasti disarankan setiap orang berupaya meminimalkan terpaan radiasi dari telepon genggam.

Penggunaan telepon genggam sebisa mungkin jangan sampai membuat ketergantungan yang berlebihan karena bisa memicu stres yang suatu saat juga bisa juga memicu kanker. Disarankan penggunaan hands free saat bercakap-cakap guna meminimalkan radiasi ke otak.